RSS

Metromini: Sport Jantung Sebenar-benarnya

24 Jul

Sejatinya, Metromini adalah nama perusahaan penyedia jasa angkutan umum di Jakarta. Bentuknya bus mini (mikrobus).

Warnanya yang mencolok, atas oranye, bawah biru, dengan setrip putih, membuat Metromini mudah dikenali. Apalagi dengan stigma pengemudi yang gak tau tatakrama itu (pada punya SIM gak sih?), membuat brand Metromini lebih moncer bila dibanding brand angkutan sejenis, seperti Kopaja, Miniarta, atau Deborah.

Pada dasarnya, bus-bus mini itu memiliki kapasitas penumpang hanya 25 orang.

Begini perhitungannya: di samping sopir, ada dua lajur tempat duduk. Di belakang sopir (sisi kanan) ada lima lajur. Sisi kiri (di antara dua pintu yang tak pernah tertutup) ada tiga lajur. Masing-masing lajur tadi berisi dua kursi, kecuali deretan belakang yang bisa ditempati oleh 5-6 orang. Jadi, kalo dalam kondisi normal (rata kursi, istilah mereka untuk menyatakan seluruh kursi terpenuhi) kapasitas Metromini hanya 25 penumpang.

Meski demikian, seringkali satu Metromini dijejali oleh 50 bahkan 70 orang. Mereka ini rela berdiri, bahkan bergelantungan di pintu. Apalagi kalau lagi zaman demo atau musim pertandingan bola di Senayan atau Lebak Bulus, para penumpang rela duduk di atas atap. *Boys and girls, please don’t try it at home.. It’s verrry verry dangerrrousss..*

Kalau dibandingkan dengan brand lainnya, Metromini memang jawaranya. Menyitir istilah ekonomi, Metromini itu Top of Mind bagi angkutan umum. Satu hal yang pasti, Metromini dikenal dengan stigma super duper ngawur. Gimana nggak ngawur, si sopir nyetir itu mobil kayak di jalan milik nenek moyangnya. Malang-megung ra jelas. Bodi belakang di mana, bodi di depan di mana. Udah gitu berhentinya gak pake kira-kira. Dan, yang pasti.. asap knalpotnya hitam pekat!! Bikin pengendara kendaraan yang di belakangnya hanya pasrah terima nasib.

Para sopir Metromini biasanya berasal dari daerah tertentu di Indonesia. Jadi nggak usah heran kalau mereka berkomunikasi dengan sopir lain dengan dialek yang sedikit membentak-bentak dan ada sering diakhiri dengan kata-kata “Lay..“.

Hal yang menonjol, para sopir ini demen banget mengalungkan handuk di leher dan duduk miring (tidak menghadap lurus ke depan), melainkan sedikit condong ke kiri. Sebab, badan menyandar ke jendela kanan. Pokoknya, gayanya super keren deehh.. Berasa paling top markotop.

Dari sisi armada, Metromini juga ajaib. Ini dibuktikan dengan tidak berfungsinya sejumlah instrumen kendaraan. Contoh paling kongkret adalah tidak adanya speedometer. Hal ini jelas menguntungkan pak sopir, sebab dia bisa mempraktekkan ilmu kiralogi berkendara hehehehe..

Pernah suatu ketika, mesin Metromini yang kutumpangi tiba-tiba meleduk. Pipa saluran pembuangan asap, yang tololnya, saat itu ditaruh di belakang pak sopir (yang sialnya tepat di depan tempat dudukku) tiba-tiba mengeluarkan asap tebal. Kontan, puluhan penumpang semburat ke luar. *Woi.. siapa yang gak takut itu Metromini meleduk? Kompor elpiji aja makin sering meleduk*

Soal jendela yang bolong, atap yang bocor, kursi yang “bentet” (pecah) yang membuat pantat kadang kejepit kursi plastik sialan itu, sampai bagian bawah bus yang keropos – yang membuat penumpang bisa ngintip aspal jalanan, adalah fasilitas tambahan dari Metromini.

Ya, gimana Metromini mau sempurna? Wong tarifnya cuma Rp2.000 (pelajar dan penumpang jarak dekat cuma Rp1.000). Tanpa subsidi pemerintah pula.

So, if you want to try something challenging, just try Metromini. Anda pasti akan merasakan Sport Jantung sebenar-benarnya. Gak perlu keluar uang ratusan ribu buat nyoba wahana di Dunia Fantasi deh hahahha..

 
2 Comments

Posted by on July 24, 2010 in Wheels on the Road

 

Tags: , , ,

2 responses to “Metromini: Sport Jantung Sebenar-benarnya

  1. hdbsd

    April 24, 2014 at 3:15 pm

    jangan selalu menyalahkan angkutan umum seperti itu mau gmn pun moda angkutan perkotaan seperti ini yang sudah menolong banyak orang
    soo……..
    berpikir positif aja gan

     
    • naningisme

      April 30, 2014 at 12:16 am

      Halo, di blog ini saya justru banyak menulis soal hal menarik transportasi umum Indonesia. Silakan baca artikel saya yang lain yaa.. Be positive and enjoy reading!

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: