RSS

Tips dan Trik Berkebun di Farmville

21 Aug

Baiklah, sekarang kita bicara soal berkebun di dunia maya. Di mana lagi kalo bukan di Farmville, salah satu games paling happening saat ini yang ditawarkan situs jejaring sosial Facebook. Bahkan, saat ini ada sekitar 78 juta orang dari selusuh dunia berkebun di jagat maya. Wow!

Buat mereka yang awam, pasti kedengerannya aneh ketika ada kawan yang bilang, “Eh, bentar ya.. aku berkebun dulu” atau “Aku panen cabe dulu ya..”

Lha apa mereka punya kebun? Wong jelas-jelas mereka masyarakat urban, yang rute sehari-harinya dari rumah di pinggiran Jakarta lalu menembus kemacetan untuk nyampai di tengah Jakarta, lokasi kantornya. Seharian juga di kantor. Tapi, itulah Farmville, games dengan setting ndeso yang berhasil mencuri hati orang-orang kota.

Baiklah, let’s start from a new beginning:

1. Untuk mulai bermain Farmville, pastikan Anda punya akun Facebook. Di sisi kiri Wall, cari tulisan “games” lalu pilih games Farmville. Biasanya di situ ada juga Cafe World, Mafia Wars, Fishville, dsb.

2. Kalau sudah punya kebun, mulai dengan membuat petak-petak sawah. Satu petak sawah hargaya seketar 15 poin. Jangan terlalu banyak membuat petak, nanti modal nggak cukup buat beli bibit.

3. Oya, Anda juga bisa create avatar petaninya. Mau bergender laki atau perempuan. Mau warna kulitnya item, sawo matang, kuning, atau putih kebule-bulean hehehe.. Ada juga pilihan model rambut sampe model hidung.

4. Setelah selesai plowing (membajak), tanami petak sawah dengan bibit. Bibit (seeds) bisa dibeli di “Market“. Nah, di kotak bibit yang dijual, selain ada harga juga ada waktu panen.

5. Kalau punya banyak waktu dan ingin cepat naik level, pilih bibit yang masa tanamnya pendek (sekitar 2 jam). Tapi kalau nggak ada banyak waktu, bisa pilih bibit yang punya masa tanam paling lama 3-4 hari.

6. Kalau sudah ditanami, tunggu waktu panen. Jangan terlambat memanen kalau tak ingin tanaman busuk. Tiap panen, petani (farmer) bakal dapet tambahan poin. Tapi kalau tanaman busuk ya nggak dapet apa-apa, rugi jadinya.. udah keluar modal buat plowing dan beli seeds tapi nggak dapet poin. Dan, begitu seterusnya.

7. Kalau punya dana cukup, Anda bisa beli pohon, hewan, pagar, bahkan rumah, traktor, dan hal-hal gak jelas lainnya (biasanya mulai muncul hedonisme di level 20an, seperti beli kotak pos, lampu, ayunan, kastil, dsb). Seperti seeds, Anda bisa dapet tambahan poin saat memanen pohon dan hewan.

8. Di bar bagian bawah, perhatikan ada kolom untuk Neighbor (tetangga). Makin banyak tetangga semakin baik. Sebab, Anda bisa dapat tambahan poin kalau rajin membantu tetangga. Caranya, rajin-rajin membantu memberi pupuk atau mengumpulkan telur di kandang ayam atau sekedar menyapu daun-daun yang berserakan dan mengusir raccoon.

9. Untuk mempercepat naik level, selain memilih tanaman yang cepat panen, pastikan area kebun produktif lebih luas (atau sama) dengan area non produktif.

10. Di level 20an ke atas, saat kebun sudah terlalu luas, sepertinya capek kalau harus panen, membajak, dan menanami bibit dengan tangan. Gunakan traktor! Alokasikan dana untuk membeli traktor. Sebab, kalau ada traktor sekali klik akan mengerjakan 2×2 petak (bahkan kalau level sudah lebih tinggi bisa 4×4 kotak sekaligus).

Itu hal-hal mendasar dari berkebun di Farmville. Oya, jangan salahkan saya kalau Anda jadi ketagihan berkebun hahahaha.. Have fun!


 
Leave a comment

Posted by on August 21, 2010 in How to..

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: