RSS

O’Jack Taxi Motor: Ojek Berargo dari Ngayogyokarto

02 Apr

Berawal dari kesulitan menentukan ongkos naik ojek di tempat baru, Nanang Kuswoyo mendirikan bisnis O’Jack Taxi Motor. Jasa transportasi ojek pertama di Indonesia yang menggunakan argometer.

Taksi selalu identik dengan mobil. Jasa transportasi jenis ini menonjolkan kenyamanan bagi penyewanya. Bagaimana tidak, dengan mobil yang ber-AC tentu memanjakan penyewanya. Mereka bisa rileks dan tidak terburu-buru untuk sampai tujuan. Tak perlu adu urat leher untuk tawar menawar tarif, karena taksi menggunakan argometer yang dihitung dari jarak tempuh. Jasa taksi berargo ini mudah ditemui di kota-kota besar di Indonesia.

Akan tetapi, di kota kecil, tak mudah menemukan taksi. Masyarakat lebih mudah menemukan ojek yang bersedia mengantarkan sampai tempat tujuan. Hanya saja, untuk menentukan tarif ojek calon pengguna harus melakukan tawar menawar dengan si tukang ojek. Nanang Kuswoyo, pria yang hobi travelling ini, sering mengalami hal ini.

“Karena belum paham rute transportasi di daerah yang baru dikunjungi, saya pernah dikenai tarif Rp30.000 oleh tukang ojek. Padahal, jaraknya kurang dari satu kilometer. Karena sudah malam, terburu-buru, dan tak mengerti standar tarif, saya terpaksa menyetujuinya,” keluh Nanang, mengenang.

Dari pengalaman itu, Nanang terinspirasi untuk membangun bisnis ojek berargometer. Cah Yogyakarta ini mengisahkan untuk mewujudkan bisnis ini ia butuh waktu lebih dari satu tahun. “Saya harus melakukan survei, melihat pasar, menyusun business plan, mengurus perizinan, mengumpulkan modal, dan sebagainya,” kata dia. Hingga akhirnya, pada 9 Desember 2010, di Yogyakarta, Nanang memperkenalkan O’Jack Taxi Motor, ojek berargo pertama di Indonesia. Bahkan, Museum Rekor Indonesia (MURI) pun menganugerahi penghargaan Taksi Motor Pertama yang Dilengkapi Argometer untuk perusahaan milik Nanang.

Untuk melindungi nama merek O’Jack Taxi Motor, Nanang buru-buru mendaftarkan O’Jack Taxi Motor sebagai merek dagang dan sebagai bentuk kekayaan intelektual pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Di bawah naungan manajemen CV HokiProject, Nanang mendaftarkan bisnisnya sebagai perusahaan transportasi yang bergerak di bidang persewaan motor, baik dengan pengendara (taxi motor) maupun tanpa pengendara.

Dalam menjalani bisnis ini, Nanang mengaku sangat didukung oleh keluarga, terutama pasangannya. Selain itu, Nanang mengaku para karyawan, rekan-rekan satu almamater dari Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, dan mitra konsultan bisnis amat membantunya. “Mulai dari ide sampai bisnis mulai beroperasi, mereka amat mendukung saya,” aku Nanang.

Driver Perempuan

Untuk membedakan O’Jack Taxi Motor dengan ojek konvensional, Nanang mengecat motor taksinya dengan kombinasi warna kuning dan hitam. Sementara itu, sang pengendara motor mengenakan seragam jaket berwarna sama, kuning dan hitam. “Saat ini kami memiliki 20 armada dan akan terus bertambah. Padahal, pada awalnya, kami cuma punya tujuh armada,” terang dia.

Untuk perhitungan argometer, O’Jack Taxi Motor mematok Rp2 per meter. Ini berarti pelanggan yang menggunakan jasa ojek sejauh satu kilometer akan dipungut biaya Rp2.000. Keunikan lainnya, selain menggunakan argometer, ojek taksi ini juga dilengkapi printer mini. Sehingga setiap kali pemakaian jasa paket argo, printout biaya, tanggal, dan jarak tempuh secara detail bisa langsung diberikan begitu pelanggan sampai tujuan. “Selama masih di wilayah Yogyakarta, jam berapa pun pelanggan menghubungi kami, armada O’Jack Taxi Motor akan siap menjemput ke rumah pelanggan,” kata Nanang, berpromosi. Selain melayani jasa antar jemput orang, perusahaan ini juga menerima jasa pengantaran dan pembelian barang di wilayah dalam kota Yogyakarta.

Selain tiga layanan di atas, O’Jack Taxi juga menyediakan paket sekolah, kantor, dan wisata. “Soal harga, program paket kami berikan harga khusus. Tarifnya tidak harus sesuai dengan kilometer yang ditempuh,” kata Nanang. Untuk paket sekolah, misalnya, pelanggan akan dikenakan Rp199.000 untuk layanan antar jemput selama enam hari.

Uniknya, O’Jack Taxi Motor juga mempekerjakan driver perempuan. “Langkah ini kami ambil agar pelanggan dari kaum Hawa bisa lebih nyaman dengan layanan kami,” tegas pria asal Jombang ini.

Nanang mengklaim O’Jack Taxi Motor sudah memiliki belasan ribuan pelanggan. “Per Mei 2011, base camp O’Jack Taxi di dekat RSUP Dr. Sardjito melayani 2.000 pelanggan,” ungkap dia. Nanang beralasan, dengan layanan call center dengan nomor yang mudah diingat konsumen, masyarakat akan banyak menghubungi dan menggunakan jasa O’Jack Taxi. Selain memiliki nomor call center yang mudah diingat, Nanang juga melakukan sejumlah promosi, baik offline maupun online. “Untuk offline kami membuat spanduk, brosur, dan lain-lain. Sedangkan promosi online kami membuat website dan memiliki akun di Facebook dan Twitter,” tambah dia.

Tiap satu armada, Nanang mengungkapkan rata-rata pendapatan hariannya mencapai Rp300.000. Dengan armada yang dimilikinya saat ini, O’Jack Taxi Motor mampu mencatatkan omzet sekitar Rp60 juta per bulan. “Pendapatan kami berbeda-beda tiap bulannya. Di masa ramai, kami sempat mencapai omzet Rp100 juta dalam satu bulan,” ujarnya.

Mulai Ditiru

Dalam perjalanan bisnisnya, Nanang mengakui tantangan terbesar yang ia hadapi adalah mengedukasi pasar. Apalagi, bisnis Nanang merupakan pelopor. “Kami harus mengubah mindset masyarakat bahwa ojek pun bisa modern. Standarisasi ini perlu proses,” tegas dia. Dalam kamus Nanang, ojek modern berarti dari sisi tampilan lebih rapi, dari sisi pelayanan lebih baik dan aman (safety riding), memiliki call center yang bisa dihubungi 24 jam, dan – ini poin pentingnya – memiliki standarisasi tarif.

Nanang mengakui ia belum menghadapi tantangan yang bersifat teknis. Sedangkan masalah operasional, keuangan, sumber daya manusia, dan pemasaran, kata dia, merupakan tantangan laten yang dihadapi setiap pengusaha. “Belum lagi tantangan dari kompetitor dan follower yang mencoba bersaing,” kata dia. Mengenai kompetitor yang mengikuti bidang bisnisnya, Nanang merasa mereka justru memotivasi O’Jack Taxi Motor untuk lebih meningkatan pelayanan dan inovasi.

Karena bisnis yang menjanjikan, Nanang mendapatkan permohonan menawarkan franchise dari beberapa kolega. Ia mengatakan sudah ada kolega dari Bandung, Surabaya, dan Denpasar yang mengajukan permohonan kerja sama franchise. “Kami menawarkan kerja sama kemitraan terlebih dahulu, sebelum menawarkan kerja sama franchise,” kata alumnus Universitas Brawijawa Malang ini. Ia bermimpi memiliki jaringan O’Jack Taxi Motor di seluruh Indonesia.

Menurut Nanang, pembelajaran yang bisa ia ambil dari menjadi seorang entrepreneur adalah keuletan dan konsistensi. “Menjadi entrepreneur bukan soal modal dan teori kuliah. Tetapi juga keuletan dan konsistensi di lapangan,” aku dia. Nanang berkeinginan menjadikan O’Jack Taxi Motor berada di posisi pertama pilihan masyarakat. “Saya ingin masyarakat yang melihat ojek yang memakai argometer akan mengingat O’Jack Taxi Motor. Seperti orang menyebut aqua untuk air mineral,” ujarnya. $$$ ARI WINDYANINGRUM DAN EKO SATRIO WIBOWO

O’Jack Taxi Motor
CV Hoki Project
Jl. Sarjito 11
Yogyakarta
Telp : 0274-700 07 07
E-mail : info@ojacktaximotor.com
http://www.ojacktaximotor.com

(As publish on Majalah DUIT! ed 03/Maret 2012)

 
4 Comments

Posted by on April 2, 2012 in Smartpreneur

 

Tags: , ,

4 responses to “O’Jack Taxi Motor: Ojek Berargo dari Ngayogyokarto

  1. Moh. Taufik

    August 16, 2014 at 9:26 pm

    Yth. Pimpinan O’JEKTAXI MOTOR. Saya sangat tertarik/suka dgn bisnis anda. saya ingin ingin membuka cabang bisnis anda di Mataram Lombok (kerja sama) Mohon info pendapat anda ! Bisa die-mail ke mohd.taufik@pln.co.I’d atau abglombok@gmail.com atau lombok_abg@yahoo.com atau kontak langsung ke phone : 081909008090 j 081237961119 atau 0370 640333. Semoga hubungan kita langgeng. Matur nuwun sanget atas atensi dan infonya. Good Luck. Thx

     
    • naningisme

      August 22, 2014 at 9:01 am

      Mas Taufik, blog ini merupakan blog pribadi saya yang berisi artikel yang pernah saya tulis atau edit untuk sebuah majalah bisnis.

      Kalau mas Taufik ingin bekerja smaa dengan O’Jack Taxi Motor, silakan menghubungi alamat yang sudah saya sertakan di akhir artikel.

      Matur nuwun. Sukses selalu!

       
  2. Moh. Taufik

    September 12, 2014 at 4:19 pm

    Yth Mas Nanang Kuswoyo. bisa minta no HP saudara bisa di SMS ke XL 081909008090 atau Simpati 081237961119 a.n. Moh. Taufik PLN NTB. Ditunggu atas infonya disampaikan Tks

     
    • naningisme

      September 16, 2014 at 4:44 pm

      Yth mas Taufik, mohon maaf, ini adalah blog pribadi saya, bukan website O’Jack Taxi Motor. Artikel tersebut merupakan hasil reportase saya untuk sebuah majalah bisnis.

      Untuk menghubungi mas Nanang Kuswoyo, pemilik O’Jack Taxi Motor kontaknya sudah tersedia di akhir artikel. Atau kalau boleh saya copy-kan kembali:

      O’Jack Taxi Motor
      CV Hoki Project
      Jl. Sarjito 11
      Yogyakarta
      Telp : 0274-700 07 07
      E-mail : info@ojacktaximotor.com
      http://www.ojacktaximotor.com

      Atau bisa juga SMS ke 083844070707 atau BBM 2268B81B. Meski demikian, saya sudah lanjutkan pesan mas Taufik ke manajemen perusahaan tersebut melalui e-mail. Semoga ada respon dari pihak O’Jack Taxi Motor.

      Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. Sukses selalu!

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: