RSS

Pasar Kue Subuh: Bursa Kue di Pagi Buta

05 Apr

Bursa kue Subuh di kawasan Senen, Jakarta Pusat menjadi tujuan para pemasok dan pedagang kue di wilayah Jabodetabek. Dalam semalam, ada perputaran uang hingga miliaran rupiah.

Meski matahari belum terbit di ufuk timur, sudah banyak transaksi bisnis yang terjadi di salah satu sudut kawasan Senen, Jakarta Pusat. Komoditas yang diperdagangkan bukan sayur mayuratau buah buahan, melainkan kue. Ya, kue.

Pusat transaksi kue di kawasan Senen terpusat di Pasar Kue Subuh, yang terletak di samping gedung pertokoan Senen Jaya yang masih gres, persis di seberang fly over dan Atrium Senen. Sebagai penanda, ada plang berukuran besar bertuliskan “Bursa Kue Subuh”, yang tak bakal membuat pengunjung kesasar.

Sesuai namanya, Pasar Kue Subuh ramai dikunjungi pembeli saat Subuh. Tapi, sebenarnya bursa kue ini sudah buka sekitar pukul 20.00 dan tutup sekitar pukul 7.00 pagi. Komoditas kue yang diperdagangkan beragam, mulai dari kue tradisional macam lemper, pastel, nagasari, putu mayang, hingga roti buaya, sampai kue modern seperti roti isi keju, brownies, pudding, hingga kue taart. Menariknya, Anda diperkenankan mencicipi sebelum membeli.

Bursa kue ini tak hanya diramaikan oleh pedagang yang hendak membeli pasokan kue. Tapi juga konsumen individual yang membeli kue untuk pesta, rapat, atau arisan. Konsumen bebas membeli dalam partai besar atau eceran. Mereka pun bebas untuk menawar harga.

Harga jual yang dipatok bakal berbeda bila konsumen membeli dalam partai besar dan eceran. Untuk Lapis Surabaya, misalnya, bila membeli dalam jumlah di bawah lima buah harga satuannya bisa mencapai Rp1.500. Tapi, kalau membeli dalam jumlah lusinan harganya bisa cuma Rp800 per buah. Oleh karena berbentuk pasar, maka pembeli bebas menawar harga.

Dalam satu malam, para pemasok besar (agen) mengedrop pasokan kue sebanyak tiga kali. Biasanya pada pukul 20.00, 23.00, dan 3.00 pagi. Para agen ini memberlakukan sistem titip jual. Para pedagang eceran (pengecer) hanya membayar kue yang laku ke agen, sekitar pukul 7.00 saat pasar akan bubar. Sedangkan kue yang tak laku dibawa kembali oleh para agen.

Setiap agen biasanya hanya memproduksi satu jenis makanan. Mereka biasanya berasal dari Kranggan, Ciledug, atau Tanjung Priok. Misalnya agen lemper Lily. Perempuan ini hanya memproduksi lemper dan memasok lemper ke beberapa pedagang di Pasar Kue Subuh. “Banyak pengecer yang mengambil lemper produksi saya untuk dijual kembali,” kata dia. Berkat jasa para pengecer ini lah lemper buatan Lily bisa ditemukan di seantero Jakarta, bahkan sampai Tangerang dan Bekasi. Lily mematok harga lemper buatannya antara Rp800 hingga Rp1.500. “Tergantung ketan dan jenis isinya,” terang perempuan yang sudah berdagang di Pasar Kue Subuh Senen selama 30 tahun ini.

Engkong David, agen roti isi, mengaku mampu meraih omzet hingga Rp10 juta dalam semalam. “Setiap malam, saya biasa membawa 300 keranjang. Satu keranjang isinya 12 sampai 18 roti,” kata David yang mempekerjakan 15 orang plus tiga sopir mobil boks, yang semalam bisa tiga kali bolak-balik dari rumah David (yang merangkan sebagai pabrik kue) di kawasan Kota ke Senen. Menurut David, dirinya bisa membawa lebih banyak keranjang di malam akhir pekan.

Setidaknya, di Pasar Kue Subuh ini ada 600an penjual kue (termasuk agen dan pengecer). Katakan, bila satu penjual mampu meraih omzet Rp2 juta dalam semalam, maka di tempat tersebut ada perputaran uang sebesar Rp1,2 miliar.

Uniknya, meski berada dalam satu lokasi, pengelolaan Pasar Kue Subuh di Senen ini terbagi dua. Lokasi yang berada di lantai ubin dikelola PD Pasar Jaya. Adapun di sampingnya, yang berada di lantai tanah, dikelola PD Pembangunan Jaya dan Pihak Swasta. “Dulu, Bursa Kue ini hanya sepetak (1 blok). Tapi, lama-lama makin luas, hingga sekarang mencapai empat blok,” ungkap Lily. $$$ ARI WINDYANINGRUM DAN ASWIN CAHYADI

 
Leave a comment

Posted by on April 5, 2012 in Smartpreneur

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: