RSS

Menghapus Akun Mereka yang Telah Pergi

24 May

Di era digital seperti sekarang ini, mencari orang yang tak punya akun social media maupun akun e-mail ibarat mencari kutu di rambut perempuan yang hobi nyalon. Nyaris tak ada. Kedua akun itu seperti alamat maya seseorang. Kendati si empunya akun sedang melanglang buana, ia tetap bisa dihubungi. Tapi, bagaimana jika si pemilik akun pergi menghadap Sang Pemilik Kehidupan?

Apapun yang kita tuliskan di akun social media menjadi jejak-jejak digital (digital footprints) milik kita. Sebenarnya, selama apapun, jejak itu masih tetap diikuti. Namun, pernahkan Anda berpikir apa yang terjadi pada jejak dan aset digital pada saat kita meninggal nanti?

Bisa jadi friend atau follower atau orang-orang yang menyimpan alamat e-mail mereka yang tiada, tak langsung menghapus nama yang bersangkutan dari daftar kontak. Bahkan, kadang, kita sendiri nggak ngeh mengenai status kematian mereka yang ada dalam daftar kontak.

Beberapa tahun lalu, saya sempat mencoba menelepon seorang narasumber. Dihubungi berkali-kali via telepon genggamnya, tak diangkat. Di-SMS, tak membalas, begitu juga saat saya mengirim e-mail dan message di akun social media-nya. Sungguh aneh, padahal si bapak ini tipe-tipe orang yang mudah dihubungi media. Hingga kemudian seorang kawan mencoba menelepon si bapak, untuk keperluan berita berbeda.

Di ujung telepon, kawan saya ini mendengar suara perempuan muda. Nah lo! Dengan suara tercekat, si perempuan di ujung telepon ini mengaku bahwa ia putri dari sang narasumber. “Bapak sudah meninggal dua bulan lalu, mbak,” katanya, seraya meminta kawan saya untuk menghapus nama ayahnya di daftar kontak narasumber dan mengabarkan kepada rekan-rekan jurnalis lainnya.

Putri narasumber kami ini mengaku tak mengetahui password akun social media dan e-mail ayahnya. Sehingga tak bisa membalas e-mail atau mengunggah status (tentu saja dengan perkenalan terlebih dahulu) yang mengabarkan mangkatnya sang ayah.

Saya mendadak teringat pengalaman mengirimkan e-mail kepada orang yang sudah tiada gara-gara membaca femina, di akhir pekan lalu. Salah satu artikelnya menulis mengenai nasib akun yang tak lagi bertuan, karena si empunya akun sudah tiada. Selain mengupas mengenai cara menghapus akun, saya juga baru menyadari bahwa Facebook menyediakan fitur khusus bagi mereka yang telah tiada.

Bila kita (yang masih hidup) memiliki pilihan laman profile dan fan page, pihak Facebook menyediakan laman khusus bernama Memorial Page bagi mantan user situs jejaring sejuta umat ini. Laman Memorial ini tak bisa diakses begitu saja melalui log in, tidak memiliki fasilitas status up date, dan contact information. Jelas saja. Sudah pasti bakalan horor kalau tiba-tiba muncul status yang bunyinya, “Surga Pinggiran cuacanya panas, cyn. AC-nya mati…”

Di beberapa negara bagian AS sudah memberlakukan regulasi untuk menutup akun social media yang pemiliknya sudah meninggal dunia. Tak hanya itu, password mereka yang sudah meninggal diperlakukan sebagai ‘aset digital’ yang tidak bisa sembarangan digunakan. Bahkan, oleh anggota keluarganya sendiri. Sayangnya, di Indonesia belum ada aturan seperti itu.

Lantas, bagaimana cara untuk menutup akun almarhum? Cara paling mudah adalah jika pihak keluarga mengetahui password yang bersangkutan. Opsi kedua, pihak keluarga mengirimkan surat pemberitahuan ke kantor pusat social media yang bersangkutan, lengkap dengan dokumen pendukung, seperti fotokopi kartu identitas dan surat kematian.

Biasanya, daftar dokumen dan alamat pengiriman dokumen dapat ditemukan di laman help atau support social media. Tapi pada dasarnya, keluarga yang mengirim surat hanya bisa menutup atau menghapus akun tersebut. Mereka tidak bisa mengedit atau mengubah konten akun (baca: jejak digital) yang sudah ada.

Berikut daftar tautan untuk menutup akun tak bertuan:
Facebook : http://www.facebook.com/help/contact.php?show_form=deceased
Twitter : http://support.twitter.com → pilih bagian Report A Violation – Policy Information – How to Contact Twitter About A Deceased User.
YouTube : http://support.google.com/youtube/bin/request.py?&contact_type=momentdeath
Gmail : http://support.google.com/mail/bin/answer.py?hl=en&answer=14300#0

 
Leave a comment

Posted by on May 24, 2012 in How to..

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: