RSS

Up2date: Busana Muslim Yang Mengikuti Mode Dunia

12 Jun

Menganut prinsip chic, comfort, dan covered up, Up2Date mengakomodir kebutuhan perempuan muslimah dalam berbusana. Selain merajai pasar Indonesia, produk mereka membanjiri negara-negara tetangga.

Menutup aurat, yakni seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan, merupakan kewajiban bagi seorang Muslimah. Meski demikian, sebagai seorang perempuan, mereka tetap membutuhkan produk busana muslim yang mengikuti tren mode namun tetap sesuai kaidah agama.

Indonesia dikenal sebagai ‘surga’ busana muslim. Produsen busana muslim di negeri ini amat banyak. Namun, sayangnya, ada beberapa model yang terkesan monoton dan tidak ada spesifikasi yang jelas, terutama dalam kegunaan. Busana muslim yang dipakai untuk kehidupan sehari-hari, seperti bekerja, ke pesta, keseharian, berolahraga, berlibur nyaris sama dan tidak ada perbedaan. Inilah yang menjadi dasar pemikiran munculnya Up2date, salah satu produsen busana muslim ternama negeri ini.

Brand Up2Date sengaja dipilih karena si pemilik, Irna Mutiara, ingin menghasilkan busana sesuai kaidah agama tapi tetap harus mengikuti alias up to date terhadap tren mode. “Produk kami mengikuti perkembangan mode dunia. Kami pun mengacu pada pusat mode, Milan,” ujar Ronnie Agus H., Business Development and Marketing PT Trimoda Up2Date.

Menurut Ronnie, dalam membuat busana muslim Up2date menganut prinsip Chic, Comfort, and Covered up. Hal ini dimaksudkan agar siapapun yang memakai produk Up2date itu merasa ringan dan nyaman, walaupun dipakai aktivitas seharian. Selain itu, Up2Date membagi spesifikasi produk dan mode sesuai aktivitas. Misalnya, untuk baju kerja mereka membuat lini UpScale, lini Up&Go untuk baju olah raga, lini Upstairs untuk baju pesta, dan lini UpSize untuk ukuran besar. “Kami ingin konsumen memakai baju berbeda untuk setiap kegiatan atau aktivitas yang dilakukannya,” tutur Ronnie, yang dianugerahi putra kembar ini.

Perusahaan yang berdiri pada 14 Juli 2006 ini bersikukuh untuk menjaga unsur eksklusivitas produk, meski bukan produsen busana edisi terbatas. Dalam upaya menjaga eksklusivitas itu, pihak Up2Date merilis 8-12 desain per minggu atau 32-40 desain perbulan, yang dikerjakan oleh tim perancang yang berjumlah delapan orang. Rata-rata produk Up2Date menggunakan konsep padu padan. Adapun range harganya antara Rp200.000 hingga Rp800.000 per pieces.

Produsen busana muslim ready to wear asal Bandung ini memiliki 25 gerai di seluruh Indonesia dan satu gerai di Kuala Lumpur, Malaysia, yang sudah berjalan dua tahun Up2Date berkembang cukup signifikan, pasalnya enam tahun lalu, mereka hanya memiliki satu gerai di ITC Kuningan, sebagai cikal bakal bisnis.

Berbeda dengan eksportir yang mengirimkan produk dalam kontainer, Up2Date mengakui ekspornya masih dalam jumlah terbatas. “Untuk pasar Malaysia kami mengirimkan 200 pieces secara rutin tiap bulan,” kata Ronnie. Di luar Malaysia, buyer yang membeli langsung juga cukup banyak. Biasanya, buyer didapat setelah Up2Date melakukan pameran, baik di dalam negeri maupun luar negeri, seperti di Uni Emirat Arab, Perancis, dan Australia. “Sempat ada permintaan ingin menjadi reseller produk kami di London, tapi kami masih belum siap,” aku Ronnie. Sementara ini pihaknya akan fokus ke pasar Asia Tenggara, tanpa melupakan pasar global.

Ronnie mengakui event pameran memberinya kesempatan bertemu buyer sekaligus melakukan riset pasar, misalnya soal budaya hingga selera konsumen lokal. Karena pada dasarnya, akan selalu ada perbedaan antara konsumen lokal dan luar negeri, mulai ukuran, warna, hingga model. Selain beda soal selera, faktor fisiologi (bentuk tubuh) juga berbeda. “Meski mengacu pada satu pusat mode yang sama, fashion selalu memiliki cita rasa lokal,” ungkap Ronnie, menjelaskan keunikan bisnis fashion. Itu sebabnya, tim riset harus pandai-pandai melihat selera dan karakter pasar lokal. “Konsumen Malaysia menyukai warna-warna terang dan glamor. Mereka tidak suka yang ruwet, maunya simpel,” imbuh dia, memberi contoh.

Oleh karena produk Up2Date banyak dipakai muslimah di seluruh dunia, tim riset juga akan mempelajari komunitas muslim di negara tujuan. Sebab, “Di sejumlah negara, muslim merupakan komunitas minoritas, bukan mayoritas seperti di Indonesia atau Malaysia,” jelas Ronnie. Jadi, tim riset bisa menyodorkan mode yang elegan dan sesuai dengan kebudayaan lokal.

Selama ini, Up2Date berkolaborasi dengan pemerintah ketika melakukan pameran di luar negeri. Ronnie menyebut Departemen Perindustrian dan Departemen Perdagangan sering menggandeng perusahannya. “Dengan bantuan pemerintah, kami memiliki kesempatan bertemu buyer.”

Ke depannya, khusus tahun 2012 perusahaan dengan 130 pekerja ini akan berfokus pada diferensiasi produk, pelayanan customer, penyeragaman tipe produk yang dimaksudkan agar customer lebih nyaman. Untuk gerai , menurut Ronnie, untuk tahun 2012 tidak akan banyak membuka gerai atau konter baru. “Kami lebih menekankan diferensiasi produk dan pelayanan pelanggan,” ucap Ronnie. $$$ EKO SATRIO WIBOWO.

Up2Date
PT Trimoda uptodate
Jl. Delima Putih No. 5a
Larangan Utara, Ciledug
Tangerang
Telp/faks : 021 73444968
Customer Care : 022 70509956
http://www.uptodatetrimoda.com

(as published on Majalah DUIT! ed 01/Januari 2012)

 
Leave a comment

Posted by on June 12, 2012 in Smartpreneur

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: