RSS

Sushi Rakyat: Maaf, Kami Hanya Melayani Delivery Order…

15 Jun

Berkat kegemaran makan makanan Jepang, Dini Utami Putri merintis bisnis sushi. Bedanya, Dini tidak mendirikan gerai. Ia hanya melayani delivery order yang dibukanya via social media, telepon, maupun e-mail.

Siapa sih yang tidak kenal sushi? Panganan berupa nasi dibalut dengan lembaran rumput laut alias nori yang berasal dari Jepang ini, tentunya sudah tidak asing lagi di lidah pecinta kuliner tanah air. Restoran yang menjajakannya pun kian tumbuh subur bak jamur di musim hujan. Penikmatnya dapat dengan mudah mencicipinya dengan mendatangi langsung gerai-gerai sushi di beberapa sudut jalan ibukota hingga restoran mewah di berbagai pusat perbalanjaan.

Tentunya, harga yang dibandrol untuk dapat menyantap sepiring sushi lezat di restoran-restoran tersebut tidaklah murah. Lantas, bagaimana dengan Anda yang berkantong pas-pasan, tapi tetap ingin menikmati sushi sesering mungkin? Bisa jadi, Anda perlu mencicipi Sushi Rakyat racikan Dini Putri Utami.

Dara muda kelahiran Tangerang 22 tahun lalu ini tidak pernah terpikir sebelumnya dari kegemarannya ngemil nori bisa beralih menjadi bisnis sushi pesan antar (delivery order). Dini, begitu biasa disapa, memang pecinta nori. Hingga suatu ketika sang kakak membawakannya oleh-oleh nori dari Singapura. ”Saya memang suka nori. Tapi nori yang kakak saya bawa itu ukurannya terlalu lebar dan besar, saya tidak begitu suka,” kata Dini.

Bingung dengan nori berukuran besar itu, lantas Dini memutuskan untuk memanfaatkan nori tersebut sebagai bahan membuat sushi. Apalagi, Dini pun ternyata juga hobi makan sushi. Sushi awal buatanya kala itu hanya berisi irisan keju dan telur. ”Ketika saya rasakan sendiri, ternyata enak juga untuk dimakan,” ujar Dini. Lantas, sarjana lulusan Ilmu Komunikasi ini pun mulai bereksperimen dengan aneka isian sushi. Kali ini, Dini memutuskan bahwa makanan buatanya memerlukan masukan dari orang lain.

Saya tawarkan ke beberapa teman-teman terdekat dan minta mereka berkomentar. Ternyata mereka suka sushi buatan saya. Bahkan teman-teman saya mendorong saya untuk mencoba menjualnya,” kata Dini. Sempat ada keraguan bahwa sushi buatannya ini akan laku dijual.

Beruntung Dini memiliki teman-teman yang baik dan mendukungnya. Sushi buatannya pertama kali dijajakan di kantor tempat salah seorang teman Dini bekerja. Ternyata sushi Dini disukai. Dari sinilah kemudian Dini semakin pede untuk mulai menekuni usaha sushinya.

Lantas, kenapa dinamakan Sushi Rakyat? ”Saya ingin semua kalangan masyarakat bisa ikut menikmati lezatnya sushi,” jawab Dini lugas. Itu sebabnya, harga yang dibandrol untuk setiap sushi buatannya pun memang terbilang sangat terjangkau. Anda bisa menikmati satu set sushi Crab Stick Roll dengan harga Rp20.000.

Sushi Rakyat ini pun hanya menyajikan sushi dalam keadaan matang saja, sehingga Anda yang tadinya ogah menyantap sushi bisa menjadi ketagihan menikmatinya. Dini menjamin bahwa sushi buatannya halal dan rasanya cocok dengan lidah orang Indonesia.

Filosofi Cina

Jika Anda selama ini harus datang langsung untuk menyantap sushi, dengan Sushi Rakyat, Anda tinggal pesan dan hadirlah sushi di depan rumah ataupun kantor Anda. ”Kami memang hanya melayani delivery order saja. Cukup dengan pesan lewat Twitter, Facebook, telpon, email atau posting di blog saya, sushi akan diantarkan ke tempat Anda,” ujar Dini yang kini dibantu oleh empat orang karyawan dalam mengantarkan sushi-sushinya.

Pilihan beragam komunikasi yang ditawarkan Dini, tak lain adalah salah satu strategi dalam memasarkan produknya dan mendekatkan diri dengan calon pelanggannya. ”Bahkan saya juga menjajakan lewat Blackberry Messanger,” kata Dini yang mengingatkan untuk melakukan pemesanan sehari sebelum sushi diantarkan. Walau Sushi Rakyat bermarkas di Tangerang, pesanan terbuka untuk para penikmat sushi yang bermukin di Jakarta.

Usia Sushi Rakyat memang terbilang masih seumur jagung yang didirikan pada tahun ini. Meski demikian, mantan karyawan di salah satu production house di Jakarta ini, yakin usahanya akan maju. Bermodalkan Rp1,3 juta yang dipinjam Dini dari kantong orangtuanya, dalam sehari dara manis ini sanggup membuat 40-70 pak sushi. Setiap harinya, Dini harus bangun jam 3 pagi untuk mulai membuat setiap pesanan sushi.

Sushi Rakyat menawarkan beberapa jenis varian menu yaitu Beef cheesy roll, Tempura Roll, Sausage BBQ Cheesy Roll, Kekian Sushi Roll (Olahan Ikan Kakap) dan Crab Stick Sushi Roll. Saat ini Dini sudah menambah 3 varian baru yaitu Hot Spicy Chicken Sushi Roll, Sweet Squid Sushi Roll dan Fish Roll With Tobiko.

Soal kendala, Dini mengaku dia harus terus belajar menciptkan menu-menu baru dalam sushi olahannya. ”Ini kendala terberat saya, apalagi saya awalnya tidak menyukai masak memasak. Tapi kini mau tidak mau ketika terjun ke bisnis ini, saya jadi senang memasak dan berkreasi menemukan varian baru,”tutur Dini yang berdomisili di Tangerang ini.

Ada pengalaman menarik selama Dini menjalani usaha Sushi Rakyatnya. ”Saya pernah dikasih tip Rp3.000 oleh salah satu pelanggan. Yang bikin saya sedih, uangnya dikasih dari balik pagar. Kok, sama sekali tidak menghargai saya,” ujar Dini mengenang. Ketika masih belum punya pegawai, Dini pun harus turun tanggan sendiri mengantarkan pesanan ke berbagai daerah di Jakarta. ”Ternyata gak gampang cari alamat di Jakarta itu, susah,” kata Dini kalem. Meski begitu Dini tidak patah arang. Ia berusaha sebaik mungkin meladeni setiap permintaan sushi yang ada.

Mengatasi persaingan, Dini tidak mau berpikiran muluk-muluk. Dia cukup yakin bahwa dengan jasa pesan antar dan dengan harga bersahabat, menjadi keunggulan dari bisnis yang tengah ditekuninya saat ini. Saat ini, dalam sebulan Dini berhasil mengantongi omset sebesar Rp13 juta.

”Mungkin omset saya belumlah dapat dibilang besar. Tapi saya belajar dari filosofi Cina. Biar untungnya sedikit, tapi yang penting bisa meraup pelanggan sebanyak-banyaknya,”ujarnya berfilosofi. Di tahun 2012 ini, Dini berharap dapat terus mengembangkan bisnis usahanya. Salah satunya adalah dengan menambah karyawan agar lebih efektif menjangkau seluruh wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok. ”Selama ini kami belum begitu maksimal dalam pengiriman ke daerah seperti Bekasi dan Depok,” ujar Dini.

Ke depan, Dini optimis prospek bisnis sushi yang dijalaninya akan cerah. Ia berharap agar semakin kreatif dalam berinovasi menjalani usaha Sushi Rakyat. Dan tentunya akan semakin banyak ”rakyat” yang berkerumun membeli sushi-sushi buatannya. $$$ PURWANTAMI (KONTRIBUTOR)

Sushi Rakyat
Komplek Pondok Bahar Permai
Jl. Pondok Bahar II Blok B.14,
Karang Tengah, Tangerang
Telp : 08561059783
PIN BB : 21AC0A48
Email : Sushirakyatku@gmail.com
Twitter : @ShushiRakyat
http://sushirakyat.blogspot.com

(As published on Majalah DUIT! ed 02/Februari 2012)

 
8 Comments

Posted by on June 15, 2012 in Smartpreneur

 

Tags: , ,

8 responses to “Sushi Rakyat: Maaf, Kami Hanya Melayani Delivery Order…

  1. inung

    June 22, 2012 at 10:35 pm

    bisa freencise g?

     
    • naningisme

      June 25, 2012 at 9:48 am

      Setahu saya Sushi Rakyat tidak di-franchise-kan. Tapi coba aja kontak langsung pemiliknya🙂

       
  2. budhi

    July 1, 2013 at 9:55 am

     
  3. naningisme

    July 2, 2013 at 10:55 pm

    Well, yang namanya bisnis selalu ada fase naik turun, untung rugi, konsumen yang happy atau nggak happy. Mudah-mudahan apa yang udah ditulis di forum kaskus ini bisa jadi pelajaran buat siapa aja yang lagi (belajar) ngejalanin bisnis yaaa..

     
  4. desti

    June 2, 2014 at 10:26 pm

    mba.bisa ga kalo gak delivery order? rumahku dkt pd.bhar,tepatnya diswadaya (kampung atas pd. surya)jd pesanan saya ambil sendiri?

     
    • naningisme

      July 3, 2014 at 12:56 pm

      Halo mbak Desti,

      Aku bukan penjual Sushi Rakyat-nya. Tapi hanya menulis artikel tentang mereka. Sila langsung kontak mb Dini – Sushi Rakyat yaa.. Kontaknya ada di bawah artikel. Thanks.

       
  5. Budi Satrio

    August 14, 2014 at 5:26 pm

    Coba saja kontak raja-makan untuk di masukan ke dalam list mereka untuk lebih terkenal
    partnership delivery makanan

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: