RSS

The Spa Baby: Melayani Balita yang Gemar Facial

22 Jun

Oleh karena menyasar segmen anak-anak, The Spa Baby menggunakan produk hipoalergenic dan water based yang aman untuk kulit anak. Bahkan, masker untuk facial yang terbuat dari coklat bisa dimakan.

Anak-anak gemar meniru orang yang lebih tua. Ketika si Ibu menghabiskan waktu di salon untuk facial, menicure-pedicure, atau spa, si kecil pun ingin mencobanya. Beruntung, kini ada The Spa Baby, salon dan spa khusus untuk bayi berusia 1 bulan hingga anak-anak usia 12 tahun. Layanan yang di antaranya baby swim, baby massage, potong rambut, krimbat, menicure-pedicure, hingga facial.

Jangan khawatir, seluruh produk yang digunakan hipoalergenic dan water based sehingga aman untuk anak. Bahkan, untuk facial, The Spa Baby menggunakan bahan-bahan yang fresh dan dibuat di tempat, seperti avokad, strawberry, atau coklat. “Anak-anak suka menjilat coklat yang melumuri wajah mereka,” tutur Dini Sembiring, pendiri sekaligus direktur The Spa Baby. Menurut Dini, facial dengan bahan alami itu membuat anak-anak memuaskan rasa penasaran terhadap perawatan wajah yang dilakukan ibunya, sekaligus merawat wajah imut-imut mereka.

Untuk produk salon lainnya, seperti hair spray, hair gel, atau kuteks, Dini harus mendatangkan dari luar negeri. Karena belum banyak produsen dalam negeri yang mampu membuat produk salon dan spa yang aman untuk kulit bayi dan anak-anak. “Kalau sampo dan oil massage sudah ada perusahaan lokal yang mampu memproduksinya,” jelas perempuan Sarjana Teknik Kimia Purdue University, Indiana, AS ini.

Salon dan spa untuk anak-anak yang berada di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan ini mematok harga layanan antara Rp15.000 hingga Rp350.000. Saban hari setidaknya ada sekitar sepuluh anak-anak merawat tubuh. Sedangkan saat akhir pekan, jumlah itu akan berlipat dua. “Saat weekend, kami selalu menyarankan konsumen untuk membuat perjanjian, terutama untuk layanan baby swim,” kata Dini. Menariknya, layanan untuk anak ini bisa dipanggil ke rumah konsumen. Tentu saja tarif yang dipatok bakal lebih tinggi.

Dini mengakui masih ada sebagian masyarakat yang melihat anak kecil yang melakukan perawatan tubuh, seperti facial, menicure-pedicure, atau spa sebagai bentuk konsumerisme. Padahal, tidak demikian. “Saya selalu mengedukasi bahwa di Spa Baby, seorang anak akan belajar menjaga kebersihan dan kesehatan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Menicure-pedicure itu tak hanya memberi kuteks, tapi ada membersihkan dan memotong kuku. Bila sejak kecil mereka terbiasa memiliki kuku bersih, sampai besar pun akan terbawa,” jelas Dini.

Lebih lanjut Dini menyatakan, melayani anak-anak itu tak mudah. “Kulit bayi dan anak-anak amat sensitif, mereka pun belum bisa berkomunikasi dengan baik. Apalagi bayi, bisanya cuma menangis,” keluh perempuan kelahiran Jakarta, 23 Juni 1973. Menurut Dini, bila mood buruk, anak-anak bisa menjerit-jerit, menangis, atau guling-guling di lantai. Kalau sudah begini, karyawan The Spa Baby harus mampu menghibur mereka. Itu sebabnya, Dini amat selektif dalam merekrut tenaga kerja. Menurutnya, karyawan harus mengerti konsumen kecil mereka.

Bersama tiga kawan semasa kuliah di Negeri Seberang, Dini merintis bisnis ini pada 21 Januari 2009. “Kami hanya mempersiapkannya, dari membuat desain, riset, mencari lokasi, hingga renovasi dan membua gerai, dalam enam bulan. Mungkin, kami dulunya orang korporat sehingga terbiasa bekerja dengan deadline,” ungkap Dini, terbahak.

Selain The Spa Baby, perusahaan lain yang menawarkan jasa serupa antara lain salon dan spa bayi Roi & Reine, tempat potong rambut untuk anak Kiddy Cut dan D’Katz. Di sejumlah kota besar di Indonesia, ada juga salon yang membuka layanan untuk anak. Hanya saja, The Spa Baby merupakan pionir di bidangnya. “Kalau ada yang meniru, berarti layanan kami bagus. Tapi, makin banyak kompetitor membuat kami harus memberi layanan lebih bagus dan bergerak lebih cepat dari mereka,” tegas Dini.

Saat ini The Spa Baby memiliki dua gerai, yakni Dharmawangsa Square dan Plaza Indonesia. Dalam waktu dekat, Dini menargetkan akan membuat second brand untuk segmen pasar lebih luas. Tentu saja, oleh karena harga yang bakal ditawarkan lebih miring, layanan yang diberikan pun tak selengkap The Spa Baby. Selain itu, kini Dini tengah menggodok rencana untuk membuka gerai di sejumlah kota di Indonesia. $ ARI WINDYANINGRUM

The Spa Baby
PT The Spa Baby Asia
Dharmawangsa Square,
City Walk Ground Floor #54
Jl. Dharmawangsa VI&IX, Jakarta 12160
Telp : 021-72788288
Faks : 021-72788331
http://www.thespababy.com

(As published on Majalah DUIT! ed 02/2011)

 
Leave a comment

Posted by on June 22, 2012 in Smartpreneur

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: