RSS

Gerbong Perempuan: Serba Pink dan Selalu Wangi

15 Nov

Sebenarnya, adanya gerbong khusus perempuan adalah alasan saya menjadi roker sedari Februari 2010 lalu. Kalau terpaksanya harus jadi pepes di kaleng berpendingin, mending berdesakan dengan sesama perempuan. Lagian penumpang perempuan itu wangi. Minimal mereka bakal nyemprotin cologne murah meriah yang bisa dibeli di Indomaret sebelum ngantor atau pulang kantor. Beda banget ama kebanyakan penumpang pria yang boro-boro pake parfum, pake pewangi ketek aja ogah.

Sejak Akhir 2009, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) bikin gerbong khusus perempuan yang (sementara ini) hanya ada di rangkaian kereta berpendingin. Pria yang boleh naik gerbong ini cuma anak-anak aja (alayers cowok wajib pindah gerbong sebelah). Gerbong khusus perempuan ini adanya di gerbong paling depan (kereta 1) dan di gerbong paling belakang (kereta 8). Ciri khasnya dinding luar gerbong khusus perempuan ini dicat pink mencolok dengan tulisan Kereta Khusus Wanita (KKW) berwarna putih. Jadi pria-pria yang buta huruf pun – selama mereka gak buta warna – gak salah naik kereta. Memang harus diakui, masih ada beberapa rangkaian kereta yang gak ada penandanya. Tapi, aturan gerbong khusus perempuan tetap berlaku.

Kalau ada penumpang pria yang nyasar naik gerbong perempuan, biasanya mereka yang buru-buru naik karena kereta keburu berangkat, akan berjalan pelan-pelan menuju gerbong sebelah. Kalau kebetulan penuh, mereka biasanya bakal turun dan berpindah gerbong di stasiun berikutnya. Kalau ada penumpang pria yang bandel biasanya akan ditegur petugas – yang biasanya juga perempuan. Kalau si pria ini menolak, siap-siap aja diomelin – minimal dipelototin – penumpang perempuan. Jangan salah penumpang perempuan biasanya bakal sadis kalo ada pria-pria yang dengan sengaja naik gerbong khusus perempuan. Oya, para transgender juga biasanya akan diminta naik gerbong campur. Mereka masih punya ‘senjata’ pria di balik rok mininya cyynnn hehehehe…

Ada enak dan gak enaknya berada di gerbong khusus perempuan. Enaknya, jelas, semua sejenis. Jadi gak risih kalo harus dempet-dempetan pas rush hour. Udah begitu mereka wangi dan murah senyum. Gak enaknya, karena semua penumpangnya perempuan mereka jadi terasa lebih “kejam”, gak mau ngasih duduk. Beda ama kalo perempuan ada di gerbong campur, biasanya kita bakal dikasih duduk ama mas-mas yang kebetulan lagi duduk di depan kita. Ladies first hahahaha..

Kenyamanan buat penumpang perempuan juga bertambah pas manajemen KCJ mengoperasikan rangkaian kereta khusus perempuan, mulai 1 Oktober 2012. Gak cuma dua gerbong aja tapi bener-bener delapan gerbong full. Mantep gak sih? Tapi adanya cuma di jam-jam tertentu aja. Dan, sebagai roker sejati sebenernya saya menginginkan lebih banyak jadwal kereta, bukan cuma nambah dua rangkaian kereta khusus perempuan. Lagian jadwal keberangkatannya bukan di jam sibuk. Cuma ada satu kereta perempuan yang lewat di jam sibuk. Hmmm…

 
1 Comment

Posted by on November 15, 2012 in Wheels on the Road

 

Tags: , , ,

One response to “Gerbong Perempuan: Serba Pink dan Selalu Wangi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: