RSS

Kawasan Prestisius

18 Jun

SCBD Baru saja saya menyelesaikan revisi terakhir untuk sebuah buku bertemakan investasi saham. Saya nggak mau dibilang keminter, soalnya saya sendiri orang awam soal investasi begitu-begitu itu. Saya cuma jadi co-writer. Penulis utamanya sih si Jere, kawan semasa kuliah yang memang ngupleknya di bidang itu. Saya cuma mastiin dan njagain biar buku ini enak dibaca dan laku. Lumayan dapet royalti hehehe..

Sebenernya saya cuma pengen melayangkan kenangan ke masa lalu. Saya pernah berkantor di kawasan prestisius bernama Sudirman Central Business Distric (SCBD), yang sering dibilang kawasan BEJ (bahkan sampai sekarang, meski gedungnya udah ganti nama jadi BEI alias Bursa Efek Indonesia).

Sayang, gedung tempat kerja saya udah dirubuhin dan sebagainya sudah berdiri sebuah apartemen mewah. Kelak nanti saya akan “pamer” ke anak-anak saya dengan bilang, “Mama dulu pernah kerja di situ, nak. Tapi gedungnya udah dirubuhin, sekarang udah ganti apartemen” #lebay.

Sebagai jurnalis, sedari dulu saya sering pulang malam, atas nama deadline yang terhormat. Saya selalu menikmati kerlip lampu di malam hari. Rasanya menyenangkan. Saya suka duduk berlama-lama di halte bus kawasan, kadang sambil makan siomay atau nasi goreng dengan kawan-kawan sesama reporter, sambil melihat gedung BEI dari kejauhan.

Waktu itu, cuma gedung BEI dan Artha Graha aja yang udah berdiri megah. Gedung Pacific Place mah baru berupa konstruksi yang dikelilingi pagar seng. Maklum, di era awal tahun 2000an, para pengusaha masih mikir-mikir untuk nerusin pembangunan sebagai imbas Krisis Moneter (krismon) yang melanda Indonesia, pada 1998 silam.

Sempat saya dan kawan-kawan sekantor berandai-andai untuk membeli gedung mangkrak (yang sekarang udah menjulang tinggi) itu lalu menyewakannya sebagai area permainan perang-perangan paint ball atau soft gun. Iseng banget kan?

It’s been a decade. Banyak yang sudah berubah di kawasan itu. Tapi, sampai sekarang saya masih suka iseng melewati kawasan itu meski hanya sekadar untuk menikmati kerlip lampu yang makin benderang..

“I often think that the night is more alive and more richly colored than the day.” (Vincent Van Gogh)

 
Leave a comment

Posted by on June 18, 2013 in Random Thought

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: