RSS

Tanggal Keramat

02 Dec

Image

Ada 365 hari dalam setahun. Empat tahun sekali ada ekstra satu hari di penanggalan. Orang menyebutnya Tahun Kabisat. Beruntunglah orang-orang yang terlahir di tanggal 29 Februari. Tanggal keramat karena mereka cukup ngasih traktiran ultah empat tahun sekali, meski tiap tahun officially umur mereka bertambah. Curang banget kalo umurnya nambah empat tahun sekali.

Tiap orang di muka bumi ini selalu punya ‘keyakinan’ terhadap hari, tanggal, bulan, atau tahun tertentu. Entah bakal kasih keberuntungan atau ketidakberuntungan, kebahagiaan atau ketidakbahagiaan. It is about believe -jadi saya nggak bakal nge-judge itu bener atau gak bener. Lagi pula, saya juga punya ‘keyakinan’ tertentu soal itu.

Dari jaman dulu saya punya ‘keyakinan’ kalo saya bakal happy di tiap tanggal 23 Oktober. Bukan apa-apa, saya cuma punya ilmu ‘titen’ (dari bahasa jawa titen/niteni alias menandai/mengingat-ingat). Di tanggal itu saya selalu happy, entah jadian sama cowok, dapet traktiran, atau mengalami hal-hal bahagia lainnya. Dan ketika kenalan sama seorang pria yang menyebutkan tanggal lahirnya 23 Oktober, hati saya langsung membuncah. He’s the one, beib!

Sayangnya keberuntungan saya terhadap tanggal keramat itu nyungsep di tahun 2013. Apa berkaitan dengan angka ’13’? Entahlah. Hanya sebulan sebelum perayaan yang sudah saya nantikan, hubungan saya dengan itu orang udah keburu nyungsep dengan sukses. Tanggal itu bukan lagi hari keberuntungan, tapi saya justru berusaha menjauhkan diri boks tissue (baca: sok tegar).

Seorang sahabat bener-bener membenci bulan November, ada juga yang benci Desember. Ah, gak jauh beda ama Pemerintah AS yang benci September — untungnya mereka gak lebay dengan melarang lagu September-nya Earth, Wind, and Fire atau September Ceria-nya Vina Panduwinata hehe.. Katanya bulan itu, versi mereka, hanya kasih pengalaman buruk.

Seorang sahabat bahkan menyebut ‘November curse’ karena selalu mendapati hal-hal buruk di bulan itu, setiap tahun. Untuk ‘menetralisir’ saya mengajak sahabat untuk berlibur ke Jogja, sekaligus merayakan ulang tahunnya di tanggal 23 November. I said, “Hey, tenang aja, angka 23 itu one of my lucky number, selama kau berada di dekatku insya allah berkah dan keberuntungan akan mengalir”. And she did it! She really enjoys her birthday and find tons of happiness on that day. No unlucky things happened. November curse hilang dengan sendirinya.

Kepercayaan itu dibangun di pikiran kita. Setidaknya itu kata buku-buku motivasi yang saya terlalu males untuk membelinya (mending cari dan baca summary-nya di internet). Kalo kita yakin ada hari, tanggal, bulan keramat, yang ada bakal kebawa terus dan bakal kejadian beneran. Tapi kalo kita menjalaninya dengan normal, gak ada kata-kata keramat atau khusus atau istimewa, ya hari-hari itu bakal sama atau gak ada bedanya dengan hari-hari lain.

DIA memberikan 365 hari yang selalu istimewa, tinggal gimana kita menjalaninya. Mau menjadikannya hari istimewa atau biasa-biasa aja. Satu hal yang pasti whether its the best or worst of times, it’s the only time we’ve got.

“The timeless in you is aware of life’s timelessness. And knows that yesterday is but today’s memory and tomorrow is today’s dream.” (Kahlil Gibran)

 
Leave a comment

Posted by on December 2, 2013 in Random Thought

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: