RSS

Peralatan Safety di KRL Eks Jepang

12 Dec

Image

Senin, 9 Desember 2013 siang rasanya jantung saya mau copot. Saya denger kabar kalo ada KRL Commuter Line jurusan Serpong-Tanah Abang tabrakan dengan truk tangki bensin PT Pertamina di  pintu perlintasan KRL Pondok Betung, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Secara saya merupakan pengguna setia KRL Commuter Line dan selalu berada di Gerbong Perempuan, yang letaknya di rangkaian paling depan atau paling belakang.

Kalo “cuma” insiden kereta nabrak mobil di perlintasan sebidang sih udah “biasa”. Tapi ini truk tangki BBM. Begitu mendengar kabar itu, selama beberapa detik imajinasi saya bergerak liar. Gimana kalo kereta itu meledak? Ada bola api yang berasal dari ribuan liter bensin di tangki truk yang merembet di dalam gerbong, lalu terjadi ledakan besar yang ber-impact ke perkampungan sekitar. Persis adegan ledakan di film-film Hollywood itu.

Tapi, syukurlah —ini adalah kehebatan orang Indonesia, meski terjadi kecelakaan masih ada hal-hal yang patut disyukuri — tidak ada insiden gerbong mleduk. Truk tangki BBM memang terbakar habis. Gerbong bagian depan (kabin masinis) terbakar dan gerbong pun terguling keluar rel.

Sayangnya, ada korban jiwa. Sedikitnya 86 orang menjadi korban dalam kecelakaan maut. Tujuh di antaranya meninggal dunia karena luka bakar di atas 50% yang dideritanya, termasuk tiga serangkai masinis Darman Prasetyo, Asisten masinis Agus Suroto, dan teknisi Sofyan Hadi. Ketiganya bisa saja keluar dari kabin masinis untuk semburat berlari ke gerbong belakang. Tapi mereka justru memilih untuk tetap di posnya, berusaha menghentikan laju kereta dan mengabarkan akan adanya kecelakaan kepada para penumpang. Sungguh layak jika ketiganya dianggap sebagai Pahlawan.

Anyway, tulisan ini tidak untuk mereview Tragedi Bintaro II. Karena pasti sudah banyak yang mengabarkannya. Saya ingin sharing mengenai alat keselamatan dalam gerbong KRL Commuter Line Jabodetabek. Banyak yang menyayangkan tidak tersedianya palu dan pemecah kaca dalam kereta tersebut (seperti yang ada di bus TransJakarta). Pada kenyataannya Kereta Rel Listrik (KRL) eks Jepang memang tidak mengenal sistem palu pemecah kaca sebagai alat keselamatan.

Pabrikan kereta menyediakan katup angin untuk membuka kunci agar pintu dapat dibuka secara darurat oleh tangan. Kalau kemarin penduduk sekitar menyelamatkan warga dengan cara memecahkan kaca dengan bantuan helm, itu sah-sah saja. Toh dalam keadaan darurat, semua bisa dilakukan.

Menurut info dari Divisi Humas Mabes Polri, katup angin ini tersebar di dalam gerbong, yakni di bawah bangku dekat pintu dan di antara sambungan antar gerbong. Untuk menandai katup angin ini, pabrikan kereta eks Jepang menandainya dengan border penutuh berwarna merah (lihat foto). Selain di dalam gerbong, di bagian luar kereta pun terdapat katup serupa. Namun, posisinya berbeda-beda tergantung tipe KRL. Satu hal yang pasti katup atau keran atau tuas selalu berwarna merah untuk memudahkan pencarian.

Bagaimana cara menggunakannya? Langkah pertama, cari posisi katup itu berada –secara lokasi katup berbeda-beda tergantung tipe KRL. Kalau sudah menemukannya, buka penutup lalu tarik katup atau tuas sepenuhnya, sampai terdengar suara angin yang terlepas (Psssss.. seperti balon kempes atau orang kentut –tentu aja gak pake bau). Kemudian, pintu pun bisa dibuka dengan mudah.

Ini prosedur safety. Jadi, meskipun Anda tahu cara membuka pintu secara manual, tidak serta merta Anda boleh membukanya di luar keadaan darurat. Jangan sampai karena iseng, Anda membuka katup angin saat kereta berjalan. Ini bener-bener bakal membahayakan penumpang yang ada di dalam kereta, apalagi pas kondisi kereta superpenuh dan penumpang kayak pepes dengan tubuh menempel sepenuhnya di pintu kereta. Bijaklah dalam melaksanakan prosedur safety  >> Sumpah, ini bukan pesan sok serius, tapi memang harus serius dalam menghadapi situasi darurat.

“For safety is not a gadget but a state of mind.”  (Eleanor Everet)

 
Leave a comment

Posted by on December 12, 2013 in Wheels on the Road

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: