RSS

Monthly Archives: January 2015

Obsessed with Possessions -repost

things-we-have

Once, the philosopher Erich Fromm forecast a society that was obsessed with possessions. He believe that human beings had two basic orientations: having and being. A person with a having orientation seeks to acquire and possess things, property, even people. But a person with a being orientation focuses on the experience. They derive meaning from exchanging, engaging, and sharing with other people.

Unfortunately, Fromm also predicted that a culture driven by commercialism, like the one we live in today, is doomed to the having orientation, which leads to dissatisfaction and emptiness. People is now easier to get what they wanted. However, to share, to offer, to give, or to sacrifice things they have to someone else is not that easy.

.

(Originally posted on October 15, 2012)

 
Leave a comment

Posted by on January 31, 2015 in Random Thought

 

Tags: , , , ,

Kendali

7209175-graphic-ship-at-sea

“Jika kau harus mendayung di antara dua karang, dalam arus gelombang yang sangat liar, dan semua hal menjadi seolah tak terkendali, maka satu-satunya yang harus kau kendalikan adalah dirimu..”

(Ucapan seorang jurnalis tua kepada lelaki yang -saat itu- hendak dicalonkan sebagai Presiden)

 
Leave a comment

Posted by on January 30, 2015 in Who's The Boss?

 

Tags: ,

Antara Angkuh dan Butuh

rocky couple

Ada saat-saat ketika aku tidak membutuhkan kamu, yaitu saat-saat kamu tidak membutuhkan aku. Saat-saat kita sama-sama angkuh.

(Candra Malik)

 
Leave a comment

Posted by on January 30, 2015 in Random Thought

 

Tags: ,

Keep Calm and Share

kelas graha virto surabaya

Sharing knowledge has help mankind survive and evolve into intelligent and productive species he is today. In the animal kingdom and indeed in business, knowledge sharing can make the difference between survival and extinction.

.

“Share your knowledge. It’s a way to achieve immortality.”

(Dalai Lama)

 
Leave a comment

Posted by on January 29, 2015 in Random Thought

 

Tags: , , , ,

Pagi Petang Traffic Jam…

Tampaknya macet itu gak cuma dimonopoli Jakarta aja. Sabarlah wahai warga Jekardah. Di kota-kota lain pun warganya pernah mengalami macet, terutama di jam-jam sibuk. Mau di Amerika kek, Eropa kek, Asia kek, sama. Nggak usah bangga (atau bermuram durja) menjadi warga Ibukota yang pagi petang mengalami traffic jam.

Noh, liat grup hip-hop dan rap asal Malaysia juga sama gemesnya dengan traffic jam. Syahdan, 5forty2 merupakan grup musik yang beranggotakan tiga kakak beradik, Namanya yang 5forty2 sebenernya diambil dari kode pos tempat tinggal mereka di Kuala Lumpur, 54200. Kata temen yang lama tinggal di Malaysia, logat mereka KL pinggiran. Ah, saya juga gak paham soal logat-logatan.

Apapun itu, musik adalah bahasa universal. Enjoy the music!

 
Leave a comment

Posted by on January 28, 2015 in Musiclicious

 

Tags: , , , ,

Yang Baru.. Yang Baru..

Baiklah sodara-sodara sebangsa setanah air, inilah lagu “Baru” dari Tulus, salah satu vokalis pria Indonesia favorit saya. Udah suaranya keren, chubby pula hehehe.. Kalau dibilang lagu baru, enggak juga. Lagu ini dirilis setahun yang lalu, 22 Januari 2014. Merupakan single kedua dari album Gajah. “Baru” menyambung single “Sepatu”. Lagu ini ditulis oleh Tulus pada 2013 dengan bantuan Ferry Nurhayat, sahabat sekaligus kawan bermusiknya.

Video musik keren ini dibuat di Tokyo, Jepang. Keseharian Tulus yang berprofesi sebagai arsitek ikut mempengaruhi dalam penggambaran video klip karya Davy Linggar ini. Secara khusus, Tulus meminta Davy mengambil gambar di beberapa bangunan karya arsitek asal Jepang yang ia idolakan, Tadao Ando.

“Kebutuhan visual, baik itu detail bangundan dan timtapse kota metropolitan dirasa menjadi detail yang menarik bagi Davy untuk ditampilkan di video ini,” kata Tulus, seperti yag tertulis di rilisnya. Di video tersebut, Tulus nggak sendiri. Ada dek Tatjana Saphira yang cantik juga…

.

Baru

Tak perlu kau ajak aku bicara
Tak akan pernah ku mendengar-nya
Ini aku yang dulu bahkan tak dapat sebelah dengar dari telingamu

Tak perlu pesolek berwangi bunga
Tak akan mampu luluhkan hatiku
Ini aku yang dulu bahkan tak dapat sebelah mata dari pandanganmu

(Reff)
Nikmatilah kejutanku
Ini aku yang baru
Nikmatilah rasa rindu
Tak lagi di kuasamu

Tak perlu gelitik aku tertawa
Tak lagi kulihat ada yang lucu
Ini aku yang dulu namanya terus jadi sisipan tiap leluconmu

(Reff 2x)

Dari dulu kamu tau
Patuh aku demi kamu
Dulu lalu tinggal dulu
Inilah aku yang baru

(Reff 2x)

 
Leave a comment

Posted by on January 24, 2015 in Musiclicious

 

Tags: , , , ,

Burned

zen stone

“Holding on to anger is like grasping a hot coal with the intent of throwing it at someone else; you are the one who gets burned.”

(Buddha)

 
 
Leave a comment

Posted by on January 16, 2015 in Random Thought

 

Tags: , , ,